Cara Menggunakan Fitur Server Importer¶
Server Importer membantu memindahkan file melalui SFTP dari host atau node lama ke server NexusCloud yang baru, misalnya saat berpindah dari paket Lite ke Medium.
Data yang dibutuhkan¶
Siapkan data SFTP dari host atau node lama:
- User atau username SFTP
- Password SFTP. Jika password di-reset melalui panel host lama, gunakan password hasil reset tersebut.
- Server IP atau alamat server
- Server Port
Periksa data SFTP
Pastikan user, password, alamat server, dan port yang disalin berasal dari host atau node lama. Data ini diperlukan agar Server Importer dapat terhubung.
Langkah-langkah¶
- Buka
https://panel.nexuscloud.id/. - Pilih server NexusCloud yang menjadi tujuan import.
- Jika menggunakan HP, klik ikon menu hamburger (
=) untuk membuka navigasi panel. - Scroll ke bawah, lalu masuk ke Settings.
- Scroll ke bawah, lalu klik Import Server.
- Pada Server Type, biarkan pilihan tetap SFTP.
- Isi User, Password, Server IP, dan Server Port menggunakan data yang sudah disalin dari host atau node lama.
- Isi Source Folder dan Destination Folder sesuai kebutuhan. Jika ingin memindahkan semua file, gunakan
/sebagai folder. Untuk folder tertentu, contohnya gunakan/worldsebagai sumber dan/worldsebagai tujuan. - Pastikan opsi Delete All Files dalam keadaan nonaktif.
- Klik Import Server, lalu tunggu prosesnya selesai. Proses biasanya membutuhkan sekitar 3–5 menit. Jika setelah lebih dari 3 menit halaman belum berubah, refresh website.
- Setelah proses selesai, periksa file di server tujuan.
Contoh pengisian¶
Gunakan data berikut sebagai contoh format pengisian:
User: yeyboyahh.oa01hk7
Password: hengkerwibutzy
Server IP: jean.nexuscloud.id
Server Port: 12345
Source Folder: /world
Destination Folder: /world
Nonaktifkan Delete All Files
Jangan aktifkan Delete All Files kecuali Anda benar-benar memahami dampaknya. Opsi ini dapat menghapus file yang sudah ada di server tujuan sebelum proses import berjalan.
Catatan¶
- Pastikan kapasitas storage server tujuan cukup untuk menampung file yang akan dipindahkan.
- Jangan mengubah data sumber selama proses import berlangsung.
- Waktu import bergantung pada ukuran file dan kecepatan koneksi SFTP.
- Jika proses terlihat berhenti lebih dari 3–5 menit, refresh halaman panel untuk memeriksa status terbaru.
Jika import gagal¶
- Periksa kembali Server IP dan Server Port dari host atau node lama.
- Pastikan User dan Password SFTP sudah benar, termasuk huruf besar, huruf kecil, dan karakter khusus.
- Pastikan storage server tujuan cukup dan folder sumber dapat diakses oleh akun SFTP.
Bantuan Kami
Jika tutorial ini berguna, jangan lupa kasih feedback di Trustpilot! Rating kamu membantu kami membuat lebih banyak guide berguna
Salam hangat, Team NexusCloud